Situs Poker Online kali ini akan membahas tentang Nintendo : Game Console Abbreviations yang mungkin akan bisa menambah pengalaman anda dalam memahami tentang berbagai konsol game yang masih bisa bertahan hingga saat ini, termasuk Nintendo.

Perusahaan elektronik konsumen multinasional Jepang yang bernama “Nintendo” telah mengembangkan tujuh konsol video game rumahan dan beberapa konsol portabel untuk digunakan dengan media eksternal, serta konsol khusus dan perangkat keras lainnya untuk konsol mereka. Pada 30 September 2015, Nintendo telah menjual lebih dari 722 juta unit perangkat keras, dan merupakan torehan nilai yang sangat bagus untuk sebuah perusahaan konsol game.

Meskipun perusahaan sebelumnya telah merilis Game TV Warna (Game and Watch), yang merupakan sistem pertama dan kedua mereka dengan sangat antusias, namun Nintendo tidak mencapai kesuksesan di seluruh dunia sampai peluncuran Nintendo Entertainment System (NES) pada tahun 1983.

NES memulai kembali industri video game setelah crash video game tahun 1983, dan merupakan kesuksesan internasional. Pada tahun 1989, Nintendo merilis Game Boy, yang menjadi konsol genggam pertama yang dijual dalam jumlah besar.

Pada awal 1990-an, pangsa pasar Nintendo mulai menurun, Meskipun 1990 Super Nintendo Entertainment System (SNES) kembali memperkuat dirinya, namun ada Mega Drive / Genesis yang menjadi pesaing yang sangat kuat.

Nintendo dan Sega telah kehilangan sebagian besar pasar konsol menjelang akhir 1990-an, karena PlayStation Sony Computer Entertainment menjadi konsol paling populer, mengalahkan Nintendo 64, meskipun Nintendo berhasil menjual lebih banyak daripada Sega Saturn.

The Dreamcast, dirilis pada tahun 1999, PlayStation 2, dirilis pada tahun 2000, dan Microsoft Xbox, dirilis pada tahun 2001, pada akhirnya akan membut Nintendo beralih ke tempat ketiga di pasar internasional, meskipun Nintendo sempat merilis GameCube.

Namun, mereka mempertahankan keunggulan mereka di pasar konsol genggam, dengan model Game Boy Color dan Game Boy Advance. Menjelang pertengahan 2000-an, Nintendo memperkenalkan perangkat genggam pertama yang sukses dengan layar sentuh (DS) dan konsol pertama yang sukses yang dirancang untuk input yang dikendalikan gerakan (Wii).

Pada tahun 2010, Nintendo menjadi perusahaan besar pertama yang merilis konsol game genggam dengan kemampuan 3D stereoskopis, dengan Nintendo 3DS, yang memiliki penjualan sangat kuat dari awal.

Wii U kemudian dirilis pada tahun 2012, namun jauh kurang berhasil, dan penjualan secara signifikan lebih rendah dari yang diperkirakan. Konsol terbaru perusahaan, Nintendo Switch, dirilis pada Maret 2019, dan barulah tanggapan dari pasar lebih maksimal untuk konsol terakhir yang dirilis ini.